FB (Facebook Berkah)

Dumay (dunia maya) adalah salah satu barang yang pecandunya tak terhitung. Salah satunya adalah Facebook. Kabarnya facebooker di Indonesia mencapai lebih dari tujuh miliar orang. Padahal anda tahu sendiri, sisi negatif Facebook sangat banyak. Tapi sudah terkadung basah sulit untuk mengeringnya kembali. Apa lagi sampai tujuh miliar orang. Menyadarkan manusia itu sangat sulit. Bahkan ada […]

Benar-benar Benar

Serba salah adalah ciri khas manusia. Orang bilang, insan diambil dari kata nisyan yang berarti kelupaan. Sehingga tak seorangpun yang luput dari kesalahan dan kelupaan. Kita harus menyadarinya. Sebab, tak mungkin kita bisa berbuat yang benar-benar benar. Benar-benar benar hanya di tangan tuhan. Kami tak membahas betul, betul, betul yang ada dalam film Upin & […]

Barokah yang Terhanyut

Saat itu, Belanda mengepung Pondok Pesantren Sidogiri (PPS). Para thullab bergegas melindungi kiainya. Satu-persatu gugur. Hingga irama nyawa tak lagi terdengar. Tapi masih ada satu orang yang bertahan. Tak lain beliau adalah KH Abd. Jalil bin Fadhil, pengasuh PPS pada saat itu. Tak ada satupun santri yang menjadi pelindung. Beliau terkepung. Tapi, lesatan kerisnya sangat […]

Bahtsul Masail

Sudah dari dulu, nama bahtsul masail terlihat dimana-mana. Bahkan pada abad yang penuh dengan kehancuran ini. Kadangkala, kehancuran dapat dimusnahkan dengan bahtsul masail. Tapi jangan kaget pula, jika sewaktu-waktu tulisan bahtsul masail dibacaba’tsul-masyâkil (memunculkan beraneka ragam problematika). Mengatasi masalah dengan masalah. Hanya kalimat itu yang sangat tepat untuk membaca bahtsul masail terkini. Coba lontarkan pikiran […]

Andai Aku Seperti Uang

Aku pernah mendengar kisah teman karibku. Kurang lebihnya begini, seorang nara sumber terkenal memulai seminarnya dengan memegang uang seratus ribu rupiah. “Siapa yang mau ini?” Tanyanya pada peserta seminar. Semua tanganpun terangkat keatas. Melihat respon itu, nara sumber tadi menggenggam uang seratus ribu itu hingga sangat kusut. “Siapa yang mau ini?” Tanyanya lagi pada peserta […]

(S)ANTRI

Ketika aku bangun dari tidur qailulah,aku segera pergi ke kamar mandi, mengingat aku belum makan. Padahal satu jam lagi, bel sekolah dibunyikan. Alangkah terkejutnya saat aku melihat lima kepala manusia menunggu di setiap jeding. Tanpa pikir panjang, akupun ikut mengantri bersama lima orang itu. Meskipun aku tahu, antrian ini memakan waktu minimal 50 menit. Tapi […]